Kamis, 16 April 2015

Kahat Kalium pada Tanaman Jagung



Gejala tanaman jagung yang kahat K adalah daun berbintik kuning-coklat, atau terjadi klorosis.



Daun berwarna kuning, membentuk huruf V terbalik. Gejala nampak pada daun bagian bawah. 

Kahat Sulfur pada Tanaman Jagung



Gejala kahat S mirip dengan gejala kahat N, tetapi kahat S diikuti oleh klorosis pada daun muda. Pangkal daun berwarna kuning. Gejala nampak pada daun yang terletak dekat pucuk. Kahat S akan menghambat pertumbuhan dan klobot mengecil. 

Kahat Magnesium pada Tanaman Jagung



Gejala tanaman jagung kahat Mg adalah klorosis di antara tulang daun tua, daun berwarna kuning atau putih. Pada kondisi kahat yang parah, daun akan gugur. 


Kahat Zink (Zn) pada Tanaman Jagung



Gejala kahat Zn pada tanaman jagung adalah klorosis di antara tulang-tulang daun yang berbentuk garis-garis putih, atau kuning muda. Kahat Zn juga menyebabkan daun mengecil membentuk roset, ruas-ruas antar batang memendek, dan proses pemasakan tertunda. 
 

Kahat Besi (Fe) pada Tanaman Jagung


Gejala kahat Fe mirip dengan gejala kahat Mg, tetapi klorosis terjadi di antara tulang daun, dimulai pada daun muda. Tanaman jagung yang kekurangan Fe menyebabkan tulang daun mengalami klorosis dan warna daun berubah menjadi putih/bening. Kahat Fe juga menyebabkan jumlah dan ukuran grana dalam kloroplas menjadi kecil sehingga menganggu pembentukan klorofil.